Jumat, 5 Juni 2026

Terbit : Jum, 15 Mei 2026

Hal-hal yang Berkaitan dengan Shalat Jenazah

Oleh : Takmir Masjid Baiturrohim Artikel Islam / Fikih
Hal-hal yang Berkaitan dengan Shalat Jenazah

Pahala Ikut Menyolatkan dan Mengantar Jenazah

Bismillah walhamdulillah was sholaatu wassalam’ala Rasulillah wa ba’du.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ اتَّبَعَهَا حَتَّى تُوضَعَ فِي الْقَبْرِ فَقِيرَاطَانِ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ وَمَا الْقِيرَاطُ قَالَ مِثْلُ أُحُدٍ

“Barangsiapa mensholatkan jenazah, maka baginya pahala satu qirath, dan siapa yang mengantarnya hingga jenazah itu di letakkan di liang kubur, maka baginya pahala dua qirath.”

“Ya Abu Hurairah, seperti apakah dua qirat itu?” Tanyaku.

Beliau menjawab, “Seperti gunung Uhud.” (HR. Muslim)

Hadis di atas jelas menunjukkan bahwa pahala :

[1]. Sholat jenazah adalah satu qirath.
[2]. Sholat dan menghadiri proses pemakaman, dua qirath.

Cara Shalat jenazah

Berikut adalah panduan tata cara pelaksanaannya:

1. Niat

  • Dilakukan di dalam hati.

2. Takbir Pertama (Takbiratul Ihram)

  • Mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sambil mengucapkan Allahu Akbar.
  • Membaca Ta’awudz dilanjutkan surat Al-Fatihah (tanpa membaca doa iftitah dan surah pendek).

3. Takbir Kedua

  • Mengangkat tangan kembali (disunnahkan) dan mengucapkan Allahu Akbar.
  • Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ . Minimal membaca: Allahumma sholli ‘ala Muhammad.

4. Takbir Ketiga:

  • Mengucapkan Allahu Akbar.
  • Membaca doa untuk jenazah.
  • Untuk laki-laki: Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. (Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia, serta maafkanlah kesalahannya).
  • Untuk perempuan: Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa’fu ‘anha.

5. Takbir Keempat

  • Mengucapkan Allahu Akbar.
  • Membaca doa lanjutan untuk jenazah dan diri sendiri. Contohnya: Allahumma la tahrimna ajrahu wala taftinna ba’dahu, waghfir lana walahu.

6. Salam

  • Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri seperti sholat biasa sambil menoleh. (Sebagian ulama berpendapat cukup satu kali salam ke arah kanan).

Membentuk 3 Shaf dalam Shalat

Dianjurkan untuk membentuk tiga shaf atau lebih ketika melaksanakan shalat jenazah. Diantara dalil yang menunjukkan hal ini,

Pertama, hadis dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

صلى رسول الله صلى الله عليه وسلم على جنازة ومعه سبعة نفر فجعل ثلاثة صفا، واثنين صفا واثنين صفا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menshalati jenazah bersama 7 orang. Kemudian beliau menyusun shaf: 3 orang di shaf pertama, 2 orang di shaf kedua, dan 2 orang lagi di shaf kedua. (HR. Thabrani dalam al-Kabir, dan statusnya hasan li ghairih).

Kedua, hadis dari Malik bin Hubairah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مامن مسلم يموت فيصلي عليه ثلاثة صفوف من المسلمين إلا أوجب (وفي لفظ:إلا غفر له)

“Jika ada seorang muslim yang meninggal, kemduian dishalati 3 shaf kaum muslimin maka doanya pasti dikabulkan. (dalam riwayat lain; “dia pasti diampuni).” (HR. Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, Hakim dan yang lainnya. Hadis ini statusnya hasan). Martsad bin Abdillah –salah satu perawi hadis– mengatakan,

فكان مالك إذا استقبل أهل الجنازة جزأهم ثلاثة صفوف للحديث

“Malik bin Hubairah ketika menshalati jenazah, beliau membagi 3 shaf, mengingat hadis ini.” (Ahkam al-Janaiz, Hal. 100).

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Baiturrohim
JL. Matoa II No. 15 Karangasem Laweyan Surakarta
Luas Area245 m2
Luas Bangunan240 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri2005
  • 10 Awal Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik untuk beramal, maka perbanyaklah amal shalih!