
Hati merupakan tempat tumbuhnya iman, tempat takwa yang hakiki sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
التَّقْوَى هَاهُنَا
“Takwa itu terletak di sini.” (HR. Muslim)
Maka sebab untuk bisa menyembuhkan penyakit hati yang menghalangi iman yang sempurna dan takwa yang hakiki ini -dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala- tidak lain adalah ilmu yang bermanfaat.
Imam Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta’ala berkata bahwa hati manusia akan selalu diancam dengan dua penyakit yang mendatanginya. Kalau kedua penyakit ini benar-benar telah merasuk ke dalam hati manusia, itu akan bisa membinasakan dan mematikan hati. Tentu ini merupakan ancaman yang sangat berbahaya.
Dua penyakit inilah yang diistilahkan oleh para ulama sebagai penyakit syahwat dan syubhat. Kalau syahwat itu berhubungan dengan keinginan jiwa, kecintaan yang berlebihan terhadap urusan-urusan dunia. Adapun syubhat adalah kesalahpahaman dalam memahami agama. Dua penyakit ini senantiasa mengancam hati manusia dan dua penyakit inilah yang merupakan kesimpulan dari semua godaan setan yang dilontarkan untuk merusak manusia dimulai dari hatinya dan kemudian merambah kepada seluruh anggota badannya.
Dua penyakit inilah yang merupakan pangkal atau pokok dari semua penyakit manusia kecuali orang yang dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Makanya dua penyakit ini adalah penghalang manusia untuk meraih takwa, untuk menyempurnakan iman, untuk meraih ikhlas, rasa takut, tunduk, cinta dan berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’al semata-mata. Dua penyakit ini adalah yang menghalangi semua kebaikan pada diri manusia.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika mendengar berita ini disampaikan, beliau berkata:
قَتَلُوهُ قَتَلَهُمُ اللَّهُ أَلاَّ سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا فَإِنَّمَا شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالُ
“Mereka telah membunuhnya, celakalah mereka. Mengapa mereka tidak berusaha menanyakan kepada orang yang faham ketika tidak mengetahui satu permasalahan? Sesungguhnya obat dari ketidaktahuan adalah dengan cara bertanya.” (HR. Abu Dawud)
Yang menjadi poin perhatian di sini adalah “Sesungguhnya obat dari ketidaktahuan adalah dengan cara bertanya.” Artinya mencari ilmu dan mencari ilmu adalah obat, mencari ilmu adalah penyembuh dari penyakit jahil yang akan membinasakan manusia. Karena penyakit jahil ini merupakan pangkal dari dua penyakit utama yang selalu menyerang hati manusia, yaitu syubhat dan syahwat.
*****
| Luas Area | 245 m2 |
| Luas Bangunan | 240 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2005 |